Kota Bandung — Transformasi pelayanan publik di Samsat Leuwi Panjang semakin terasa oleh masyarakat. Dengan penerapan sistem digital yang modern serta kehadiran petugas yang ramah dan profesional, proses administrasi kendaraan kini dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan nyaman. Hal ini dirasakan langsung oleh Arif Sulaiman, warga yang datang untuk melakukan pengurusan pajak kendaraan.
Ketika tiba di lokasi, Arif langsung disambut oleh suasana pelayanan yang tertata rapi dengan alur digitalisasi yang mudah dipahami. Menurutnya, perubahan ini sangat membantu terutama bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu antrean panjang.
Briptu Agnes, yang bertugas memberikan pendampingan, menjadi salah satu faktor kenyamanan yang ia rasakan selama proses pelayanan. Dengan sikap ramah, sigap, dan sabar, Briptu Agnes membantu Arif mengecek kelengkapan dokumen, mengarahkan proses pendaftaran, hingga memastikan transaksi digital berlangsung dengan lancar.

“Pelayanannya jauh lebih cepat dari yang saya bayangkan. Semua sistemnya sudah canggih, jadi saya tidak perlu menunggu lama. Briptu Agnes juga sangat informatif, menjelaskan langkah-langkahnya dengan jelas dan membuat prosesnya terasa gampang,” ungkap Arif Sulaiman.
Ia mengaku bahwa pelayanan digital yang diterapkan di Samsat Leuwi Panjang membuat proses administrasi kendaraan menjadi lebih efisien. Tanpa harus membawa banyak berkas dan tanpa antrean yang panjang, seluruh proses dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Penerapan layanan modern ini sejalan dengan komitmen Samsat Kota Bandung Barat untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan humanis. Program ini juga menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan menuju tata kelola administrasi kendaraan yang lebih baik.
Dengan hadirnya petugas seperti Briptu Agnes, yang mampu menggabungkan profesionalitas dan keramahan, Samsat Leuwi Panjang semakin dipercaya masyarakat sebagai pusat layanan yang nyaman, efisien, dan mudah diakses.









