
Kota Bandung — Program “Polantas Menyapa” terus menunjukkan wajah baru pelayanan Polri yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Salah satu sosok yang mencerminkan semangat tersebut adalah Pak Irvan, petugas di Samsat Kota Bandung Barat yang dengan sabar dan ramah membantu warga dalam proses pengisian formulir untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Bagi sebagian masyarakat, proses administrasi terkadang terasa membingungkan. Namun, kehadiran Pak Irvan menjadi solusi sederhana yang berarti besar. Dengan senyum dan sikap sopan, ia dengan telaten mengarahkan setiap langkah pengisian formulir, memastikan masyarakat memahami prosedur dengan mudah tanpa rasa terburu-buru.
“Pelayanan bukan hanya soal menyelesaikan berkas, tapi bagaimana kita membuat masyarakat merasa terbantu dan tenang saat berurusan di Samsat,” ujar Pak Irvan saat ditemui di sela aktivitasnya.
Sikapnya yang ramah, sabar, dan tanggap membuat suasana di ruang pelayanan terasa lebih nyaman. Ia tidak hanya memberikan panduan teknis, tetapi juga menghadirkan rasa empati dan kepedulian — terutama bagi warga lanjut usia atau masyarakat yang baru pertama kali mengurus administrasi pajak kendaraan.
Ketelatenan dan kejujuran dalam menjalankan tugas membuat sosok Pak Irvan menjadi contoh nyata penerapan nilai-nilai Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dalam pelayanan publik.
Ia percaya, pelayanan terbaik bukan hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan hubungan baik dengan masyarakat.
Melalui kehadiran petugas seperti Pak Irvan, Ditlantas Polda Jawa Barat membuktikan bahwa “Polantas Menyapa” bukan sekadar program, melainkan komitmen nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang ramah, terbuka, dan tulus dari hati.









