Aipda Egga melalui program Polantas Menyapa terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih humanis dan berorientasi pada masyarakat. Salah satu implementasi nyata kegiatan ini dilakukan di lingkungan pelayanan publik, termasuk di Samsat Pajajaran Bandung.
Samsat Pajajaran Bandung merupakan salah satu pusat layanan administrasi kendaraan bermotor di Kota Bandung yang melayani pembayaran pajak kendaraan, pengesahan STNK, hingga berbagai layanan administrasi lainnya. Sebagai salah satu titik pelayanan dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, Samsat Pajajaran menjadi lokasi strategis untuk menghadirkan pendekatan pelayanan yang lebih ramah dan komunikatif.
Dalam kegiatan Polantas Menyapa, Aipda Egga hadir langsung di lapangan untuk menyapa masyarakat wajib pajak, memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas, serta membantu memberikan informasi terkait alur pelayanan di Samsat. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya membangun hospitality pelayanan publik, di mana masyarakat tidak hanya dilayani secara administratif, tetapi juga mendapatkan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman dan informatif.
Pendekatan humanis yang dilakukan di lingkungan Samsat Pajajaran ini juga memberikan dampak positif. Masyarakat menjadi lebih terbantu dalam memahami proses administrasi kendaraan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib pajak dan tertib berlalu lintas. Interaksi langsung antara petugas dan masyarakat menciptakan suasana pelayanan yang lebih terbuka dan tidak kaku.
Selain itu, integrasi antara pelayanan Samsat yang terus bertransformasi menuju digitalisasi dan kegiatan edukasi lapangan dari Polantas menjadi kombinasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan upaya modernisasi layanan yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polantas Menyapa tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar hadir sebagai jembatan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat. Aipda Egga menjadi salah satu representasi bagaimana anggota Polantas dapat berperan lebih dari sekadar penegak aturan, tetapi juga sebagai pelayan publik yang humanis dan informatif.
Dengan sinergi antara Polantas dan layanan publik seperti Samsat Pajajaran Bandung, diharapkan budaya tertib administrasi kendaraan dan keselamatan berlalu lintas dapat terus meningkat di tengah masyarakat Kota Bandung.








